Sensasi Heureuy dan Pesan Wastafel
Cacat. Berbahaya. Itulah wanti-wanti pada jilid muka. Entahlah cerpen atau catatan harian, yang pasti berslogan Kumpulan Kisah Tidak Teladan. Gejala narsis juga tertandai: itu dari adanya salutasi untuk diri penulis sendiri. Plesetan yang berdayatahan: "Sekian sampai kita berjumpalitan", penulis bilang di halaman pamitan. Kreativitas multitalenta: tinggal dibalik saja, nampaklah "paragraf cemerlang" pada jilid belakang seperti banyak buku lainnya.
Lalu nikmatilah 18 tulisan dan 26 ilustrasi—karya penulis juga. Kalau cukup beruntung, pembaca, optimislah tertawa. Tanpa perlu memaksakan diri untuk tergelak, senyum lebar rasanya sulit ditolak. Belum lagi godaan untuk membalik ulang halaman yang barusan dibaca. Lalu sontak membayangkan pembaca sendirilah yang tengah berada di sana. Menjadi tokoh utama yang mengendalikan suasana. Atau malah menjadi korban yang mau-maunya dibegituin secara semena-mena. Yang pasti, sama-sama memainkan narasi dan dialog lancar ala obrolan keseharian biasa saja. (more…)
