“Tamasya” ke Canti
Ada ragam cara dan kesempatan untuk mengakrabi Indonesia. Wa Ode Wulan Ratna berbaik hati menyuguhkan satu lagi kesempatan itu. Melalui kumpulan cerpen pertamanya, Cari Aku di Canti, Wulan terlihat seakan sedang menjamu pembacanya untuk bermaknyus-ria “mempelajari” sang Nusantara.
Melukis 12 cerita, penulis kelahiran Jakarta yang sempat bermasa kecil di Kendari ini, hanya menghadirkan dua “lukisan pada kanvas pagi” (h. v) yang betul-betul “baru”. Keduanya yaitu Meja Gembol (h. 147-163) dan Batavus (h. 201-218). Selebihnya adalah “lukisan” cerpen yang sudah lebih dulu menggondol penghargaan atau pernah tersiarkan di media massa. Titimangsanya merentang hingga 2008 dari tahun 2005.
(more…)