sehantar coretan tentang lembar-lembar terbitan

“Teror” Barbara Victor

Sebuah buku Sejarah

Perempuan melahirkan kehidupan. Tapi di bumi Palestina, kematian lebih lahir dalam hidup keseharian. Barbara protes. Ia terguncang melihat gelombang kesediaan kaum wanita untuk menjadi pembom “bunuh diri”. Ia mengutuk aksi pemungkinnya sebagai “aksi paling tak bermoral” (h. 392). Maka wawancara dan liputannya di Palestina, sepanjang Intifadah 1 & 2, berlanjut lebih dalam selama 2001-2003; terbongkah menjadi “batu”. Dilemparnya “batu” itu kepada para pemuka agama dan pemimpin negara. Melesetkah lemparannya? (more…)

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com